|
Terasa sulit buatku Terasa berat buatku Ketika aku harus memberikan sebuah keputusan. Lama telah kufikirkan tentang ini Ingin Rasanya Kubuang semua ini Dan Kalau bisa aku hendak memutar waktu Untuk memulai peristiwa itu
Dimana kita bertemu dan saling bersimpati satu dengan lainnya....
Semua terasa indah saat itu. Bak tak mungkin berpisah... Tembok perbedaan yang tinggi Sepertinya tak mampu mengahalangi perjalanan.
Kata Percaya... saling setia sepertinya... Merupakan kata yang indah yang sering keluar... Tak menduga yang terjadi besok.....
Berkali... juga tantangan dan cobaan silih berganti... tetapi tak membawa pegaruh yang berarti... karena cinta melebihi segalanya....
Tapi kini disebuah persimpangan Dimana kitapun harus memilih Kemana persamaan jalan yang kita miliki.. Mengapa... kini... tak mampu lagi beriring... Mengapa Tembok perbedaan itu menjadi sangat Tinggi. Dan mebatas Cinta dan cita yang kita miliki. Bahkan kata setiapun tak lagi berkutik...
Kepercayaan kita hanya bungkam.... bahkan rasa cintapun tak mampu melawan...
Cinta dimana kah kekuatanmu... Setia... mengapa engkau diam... kepercayaan... mengapa engkau menjadi lemah....
Puas aku memikirkan nya... Begitu sabar aku menunggu untuk bisa.. meraih cinta itu... Besar harapanku untuk berdua denganmu... untuk bisa menjadi pedamping hidupmu....
Tapi.... mengapa... kita tak mampu untuk berjalan beriring untuk meraih cnta kita....
Untuk meraih setia kita......
Berat Hatiku... gunda jiwaku.... sakit hatiku....
Ketika aku memutuskan untuk meninggalkanmu.

|