|
Telah mengajarkan aku untuk setia
Memberikan padaku pengertian tentang setia Hatikupun kini berdiam dalam ketenangannya Kilauan tak lagi mampu.... membuatku kesilauan... hatiku kini telah berdiam dalam keketapannya Tetapi... mengapa... hatiku mulai teruji... yang kuharapkan setia aku rasa telah berubah yang kusanjungi cintanya tak lagi sehangat dulu lagi kemanakah cintamu mengapa engkau menciptakan keraguan dikala aku ingin menetapkan hatiku ketika aku menjaga hatiku hai... cintaku.. mengapa engkau meragukan aku mengapa engkau tak membuat aku tenang dalam pendirianku seperti yang pernah inginkan dulu hai cintaku... haruskah aku meragukan mu haruskah aku...keluar dari pendirianku dan aku mulai berteriak bahwa setia hanyalah kata bahwa setia hanyalah cerita indah belaka cintaku... relakah engkau jika aku jadi pecundang cintaku... sudahlah.... terserah engkau mau jadi seperti apa jika itu yang terbaik buatmu jika itu adalah cinta menurut mu |
| Leave a Comment: |